Tel: (0274) 586239   Email: sekr-btipdp@bppt.go.id

BPPT Terapkan Unit Lapis Pelindung Beton di PLTU Pacitan

Memimpin langsung kunjungan ini, Deputi Bidang TIRBR BPPT Wahyu Widodo Pandoe mengatakan BPPT bangga karena BPPT-Lock telah dipilih dan digunakan sebagai unit lapis pelindung beton untuk perlindungan pantai di PLTU Pacitan, (11/12).

 

 

Dikatakan Wahyu, dengan digunakannya BPPT-Lock kita bisa mengevaluasi mengenai kekuatannya jika disandingkan dengan unit lain seperti Dolos yang banyak digunakan pada dinding breakwater.

 Jika ini memang stabil, menurut Wahyu, akan dibuat inovasi dan standarisasi untuk ukuran dua ton, lima ton, tujuh ton serta 11 ton yang nantinya akan implementasikan untuk pelabuhan lain di Indonesia yang mana BPPT terlibat untuk melakukan kajian dan penerapan teknologi infrastruktur pelabuhan.

 Kedepan, Wahyu berharap para engineering Indonesia bisa membangun sendiri dan melakukan inovasi terbaru untuk pemecah gelombang sehingga harapannya bisa diimplementasikan di seluruh Indonesia dengan kandungan lokal 100% Indonesia.    

 Sementara General Manager Unit Bisnis Jasa Operasi dan Pemeliharaan-Pembangkit Jawa Bali (UBJOM-PJB) PLTU Pacitan Didik Mardiantara menyambut baik pemasangan BPPT-Lock. Dengan pemasangan BPPT-Lock membuat kami lebih percaya diri karena PLTU Pacitan ini berada di laut selatan yang ombaknya ekstrim, jelas Didik.

Didik juga berterima kasih karena ada produk baru dari dalam negeri yakni BPPT-Lock  yang bisa diaplikasikan di PLTU Pacitan. Dengan digunakannya BPPT-Lock banyak perubahan seperti ombak yang berkurang masuk ke area PLTU serta ikatan antar lock lebih kuat.

 Untuk kedepannya Didik berharap BPPT bisa melakukan evaluasi tentang pemasangan BPPT-Lock ini apakah bisa berdampak dalam memecah dan menahan ombak sehingga kapal kami bisa bersandar dengan aman.

 Sebagai Informasi, keunggulan BPPT-Lock sebagai unit lapis lindung baru telah didesain dengan merujuk pada bentuk-bentuk kontemporer dan memenuhi klasifikasi: unit lapis lindung lapis tunggal-pola pemasangan acak, dan berukuran menengah (bulky) sebagai berikut : (1) Lapis tunggal, tipe ini memiliki beberapa kelebihan antara lain: konsumsi bahan beton (concrete) rendah, proses produksi mudah dan murah, penanganan mudah. (2) Pola pemasangan teratur dan acak, proses pemasangan mudah dilaksanakan. (3) Berukuran menengah (gemuk/bulky), pada tipe ini dimungkinkan melakukan optimalisasi antara stabilitas hidraulik dan kekuatan strukturnya.

BPPT-lock juga telah memenuhi kriteria pengembangan unit lapis lindung beton, yakni Kriteria Teknis, yaitu : Stabilitas hidraulik yang unggul dan kekuatan struktur. Stabilitas Hidraulik adalah kestabilan unit lapis lindung beton ketika mendapat serangan gelombang. Bentuk unit lapis lindung ramping, panjang, dan banyak cabang biasanya memiliki nilai stabilitas hidraulik yang baik. Kekuatan Struktur unit lapis lindung beton menjadi parameter yang mendapat perhatian utama sebagaimana stabilitas hidrauliknya. Semakin gemuk dan tidak banyak cabang maka semakin besar kekuatan strukturnya. Optimalisasi dari kedua parameter di atas telah dilaksanakan pada desain BPPT-lock.

Kemudian Kriteria Ekonomi, yaitu : Kebutuhan bahan beton (concrete) yang rendah, proses produksi yang sederhana dan murah, penanganan/mobilitas yang mudah, proses pemasangan di lapangan yang mudah, serta kerapatan pengepakan yang tinggi merupakan kriteria ekonomi yang telah menjadi perhatian serius pada desain BPPT-lock. (Humas/HMP)

SNI ISO/IEC 17025:2008

SNI ISO/IEC 17020:2012

Statistik Pengunjung

1.png1.png7.png2.png1.png8.png
Today40
Yesterday100
This week348
This month2277
Total117218

Kontak Kami

Jl. Grafika 2, Sekip Yogyakarta 55281
Telp. 62-274 586239 / Fax. 62-274 542789

Kantor Perwakilan :
BPDP-BPPT, Gedung BPPT II, Lantai 10
Jl. M.H Thamrin No. 8, Jakarta 10340
Telp. 62-21 3169398 / Fax. 62-21 3169393